Halo Keluarga Alina! Pernah tidak mengalami bibir pecah-pecah? Rasa tidak nyaman, ya. Bibir pecah membuat kita risih, terkadang. Rasa perih, kasar, apalagi penampilan menjadi makin tidak percaya diri. Nah, ternyata hal ini juga dapat terjadi pada buah hati kita lho. Bibir kering dan pecah-pecah ini juga dapat terjadi pada anak-anak, bahkan bayi. Nah, yuk kita ketahui penyebab dari bibir pecah-pecah pada bayi.

1. Bayi Sering Mengisap dan Menjilat Bibir

Bayi diketahui mempunyai refleks isap yang baik. Sekalipun tidak sedang menyusu pada ibunya, bayi akan mengisap bibir bawahnya atau menjilat bibirnya. Air liur yang berada di atas bibir akan menguap dan membuat kering permukaan bibir, sehingga elastisitas bibir menurun, dan terjadi pecah pecah pada bibir [1].

2. Cuaca

Perubahan cuaca, terutama pada saat cuaca panas, akan membuat kulit menjadi kering. Hal ini menyebabkan elastisitas dari keratin menurun dan dapat menyebabkan bibir pecah. Saat bibir kering, refleks untuk membasahi dengan air liur sangat digemari oleh bayi, tetapi hal ini akan memperburuk keadaan, karena air liur akan menguap dan menjadikan permukaan bibir semakin kering [3]

3. Dehidrasi

Dehidrasi juga dapat menjadi salah satu penyebab bibir kering dan pecah-pecah. Dehidrasi atau kekurangan cairan dalam tubuh dapat membuat kulit secara keseluruhan ikut kering, terutama pada mukosa bibir. Ketika mengering, elastisitas dari keratin mukosa bibir menurun dan menyebabkan bibir pecah-pecah [3].

4. Penyakit Kawasaki

Penyakit Kawasaki ini sangatlah jarang ditemukan atau langka. Penyakit ini tidak diketahui pasti penyebabnya. Salah satu gejala dari penyakit ini adalah bibir pecah pecah dan membuat tidak nyaman [2].

Nah, sebenarnya masih banyak lagi kemungkinan kemungkinan penyebab bibir pecah pecah pada bayi, tetapi hal-hal diatas adalah yang paling sering ditemui pada bibir pecah pecah pada bayi. [HAM]

Sumber:

  1. Bhutta B.S 2020. StatPearl [Internet].  Cheilitis, diakses 19 Juli 2020,  https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK470592/
  2. NHS 2018, Kawasaki Disease, siakses 19 juli 2020, https://www.nhs.uk/conditions/kawasaki-disease/causes/
  3. Schmiit B, 2020. Pediatric Guidelines LLC. Cracked or dry skin, diakses 19 Juli 2020 https://www.healthychildren.org/English/tips-tools/symptom-checker/Pages/symptomviewer.aspx?symptom=Cracked%20or%20Dry%20Skin
Leave a Reply