Belakangan ini, marak berita tentang pembukaan paksa peti jenazah pasien COVID-19 di berbagai tempat [1,2]. Salah satu alasan klasik yang menjadi justifikasi tindakan untuk menolak pemakaman jenazah dengan protokol COVID-19 adalah almarhum/almarhumah meninggal bukan karena COVID-19, melainkan karena penyakit lainnya. Walaupun pihak rumah sakit telah berupaya memberi penjelasan dan bahkan menunjukkan hasil swab PCR yang positif, oknum-oknum ini tetap bersikukuh dan menyangkal informasi tersebut. Apakah tindakan oknum-oknum tersebut bisa dibenarkan secara ilmiah? Apakah virus COVID-19 bisa menular melalui jenazah? Mari kita simak penjelasan berikut ini. 

Coronavirus Disease-19 (COVID-19) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh jenis coronavirus yang baru ditemukan pada Desember tahun 2019. Virus ini dapat menular dengan cepat melalui percikan droplet dari hidung dan mulut yang keluar saat orang yang terinfeksi COVID-19 batuk, bersin, atau berbicara. Temuan terbaru yang dipublikasikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan bahwa terdapat kemungkinan penularan COVID-19 secara airborne atau melalui aerosol [3]. Seseorang yang terinfeksi virus COVID-19 bisa jadi tidak bergejala atau hanya bergejala ringan. Namun, orang tersebut masih dapat menularkan virus COVID-19 ke lingkungan sekitarnya. Hal ini mengakibatkan penyebaran virus COVID-19 antara satu orang dengan yang lain menjadi sangat cepat dan virus ini telah menjangkiti jutaan orang di seluruh dunia.

Bagaimana risiko penularan virus COVID-19 ke lingkungan sekitar pada jenazah yang positif virus COVID-19? Walaupun cara penularan utama virus COVID-19 memang melalui percikan droplet dan secara aerosol, risiko penularan virus COVID-19 pada jenazah masih tetap ada. Menurut Kepala Satgas COVID-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Zubairi Djoerban, virus COVID-19 masih bisa bertahan hidup dan menular selama beberapa hari setelah seorang yang terinfeksi COVID-19 meninggal dunia [4]. Temuan serupa juga diungkapkan oleh peneliti dari AIIMS dimana virus COVID-19 akan bertahan hidup di jenazah dengan jumlah virus yang berkurang secara gradual dalam beberapa hari berikutnya [5]. Namun, hingga saat artikel ini terbit, masih belum ada batas waktu yang jelas tentang lama virus COVID-19 dapat bertahan hidup di jenazah. 

Simpulan dari penjelasan ini adalah bukti-bukti ilmiah menunjukkan bahwa dimungkinkan terjadi penularan COVID-19 pada jenazah yang terinfeksi COVID-19. Tindakan pembukaan paksa peti jenazah pasien COVID-19 dapat membahayakan oknum-oknum tersebut dan lingkungan sekitarnya karena berpeluang untuk menciptakan klaster baru penularan COVID-19 [6]. Oleh karena itu, jangan pernah sekalipun mencoba untuk membuka paksa peti jenazah pasien COVID-19 apabila Anda ingin terhindar dari penyakit COVID-19. (JOB)

Referensi

[1] Liputan 6, (19 Juli 2020). VIDEO: Insiden Warga di Pasuruan Bongkar Peti Jenazah Pasien COVID-19. Tersedia di: https://surabaya.liputan6.com/read/4309150/video-insiden-warga-di-pasuruan-bongkar-peti-jenazah-pasien-covid-19

[2] The Jakarta Post (10 Juni 2020). Families snatch dead bodies of COVID-19 patients from hospitals for burial. Tersedia di: https://www.thejakartapost.com/news/2020/06/09/families-snatch-dead-bodies-of-covid-19-patients-from-hospitals-for-burial.html

[3] WHO (9 Juli 2020). Transmission of SARS-CoV-2: implications for infection prevention precautions. Tersedia di: https://www.who.int/news-room/commentaries/detail/transmission-of-sars-cov-2-implications-for-infection-prevention-precautions 

[4] Sindo News (11 Juni 2020). Jenazah Positif Corona Masih Bisa Menularkan Virus. Tersedia di: https://nasional.sindonews.com/read/66238/15/jenazah-positif-corona-masih-bisa-menularkan-virus-1591859219/7 

[5] Hindustian Times (22 Mei 2020). AIIMS to study how long coronavirus can survive in dead bodies. Tersedia di: https://www.hindustantimes.com/india-news/aiims-to-study-how-long-coronavirus-can-survive-in-dead-bodies/story-yXBJiOYr62wgqD45eV5PkO.html [6] Liputan 6 (25 Juni 2020). Gugus Tugas Temukan Klaster Jenazah Covid-19 di Jatim. Tersedia di: https://www.liputan6.com/news/read/4288214/gugus-tugas-temukan-klaster-jenazah-covid-19-di-jatim

Leave a Reply