Halo Keluarga Alina! Sudahkah anda beribadah hari ini? Semoga tetap bisa beribadah dengan lancar dimanapun kalian berada. Berbeda dari waktu-waktu sebelumnya, negara kita tercinta ini sedang mengalami masalah kesehatan global yang dihadapi juga oleh negara-negara di seluruh dunia yaitu serangan virus COVID-19.

Adanya pandemi ini membuat sebagian besar aktivitas terhenti. Bahkan pembelajaran di sekolah dari TK hingga jenjang universitas dialihkan menjadi sistem daring/online. Meskipun begitu, ibadah tetap harus dijalankan dengan adaptasi kebiasaan baru. 

Nah penanganan pandemi di Indonesia selalu diperbarui oleh gugus tugas COVID-19. Berikut kita simak bersama, yuk, tips beribadah di masa pandemi!

  1. Tetap patuhi protokol kesehatan, supaya mata rantai penyebaran COVID-19 terputus seperti, Cuci tangan dengan sabun sesering mungkin, hindari kontak langsung dengan penderita, pakai masker ketika bepergian, dan ganti seluruh pakaian setelah aktivitas di luar rumah. 
  2. Pengajian umum atau tabligh akbar beralih secara online
  3. Membatasi dengan ketat pergerakan masyarakat ke kota lain
  4. Saling membantu umat yang kesulitan dalam ekonomi akibat korona

Selain poin di atas, Keluarga Alina bisa juga lho, untuk tetap rajin beribadah tanpa perlu mendatangi tempat ibadah, yaitu dengan cara beribadah di rumah saja. Beribadah di rumah sendiri selain dapat menghindarkan diri dari terpaparnya virus corona, bisa juga menambah kehangatan keluarga. Jika sebelumnya jarang bertemu akibat kesibukan, menjadi sering bertemu dan bisa menjalankan ibadah bersama-sama di dalam rumah. 

Perihal Sholat Jumat

Pada beberapa ibadah yang tidak bisa dijalankan secara mandiri, semisal untuk umat muslim seperti sholat Jumat, dalam keadaan tertentu, Keluarga Alina yang beragama islam dapat menjalankan ibadah sholat Jumat dengan tetap aman dengan mengikuti poin poin diatas tadi, dengan cara berikut:

  1. Mengikuti protokol kesehatan 
  2. Membawa perlengkapan ibadah sendiri
  3. Hindari pinjam-meminjam alat ibadah
  4. Wudhu dari rumah
  5. Menghindari shaf yang terlalu rapat 

Meski demikian, kewajiban untuk melakukan sholat Jumat dalam keadaan pandemi ini hukumnya dapat berubah dari hukum asalnya yaitu wajib. Semua tergantung dari status wilayah tersebut. Jika aman, diperbolehkan. Namun jika tidak aman, hukumnya berubah untuk mencegah penularan lebih lanjut.

Walaupun sekarang kita sudah memasuki “adaptasi kebiasaan baru” kita semua tetap harus menjaga jarak dan memakai masker dalam semua aktivitas sehari-hari supaya tetap terhindar dari paparan virus corona, karena angka kejadian corona di Indonesia semakin hari semakin meningkat.

Jadi, cukup dimengerti kan, Keluarga Alina? Semoga kalian semua tetap dalam keadaan yang aman dan sehat, ya!

Sumber : 

MUI Terbitkan 6 Rekomendasi Tata Cara Ibadah Ramadhan saat Pandemi Corona : Okezone Nasional [Internet]. https://nasional.okezone.com/. 2020 [cited 20 July 2020]. Available from: https://nasional.okezone.com/read/2020/04/16/337/2200180/mui-terbitkan-6-rekomendasi-tata-cara-ibadah-ramadhan-saat-pandemi-corona

Information, National Center for Biotechnology, et al. How Can You Prevent a Coronavirus Infection?Www.Ncbi.Nlm.Nih.Gov, Institute for Quality and Efficiency in Health Care (IQWiG), 26 Mar. 2020, www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK555498/

‌Kenapa Angka Positif Corona di Indonesia Terus Melonjak hingga Lampaui China? : Okezone Nasional [Internet]. https://nasional.okezone.com/. 2020 [cited 20 July 2020]. Available from: https://nasional.okezone.com/read/2020/07/19/337/2248642/kenapa-angka-positif-corona-di-indonesia-terus-melonjak-hingga-lampaui-china

Leave a Reply