Sering Sepelehkan Sarapan Pagi . Apakah anda termasuk didalamna?

Jika iya, anda harus memikirkan kembali kebiasaan anda karena ternyata sarapan pagi sangat penting untuk membuat hari anda  menjadi lebih baik. Sering sepelehkan sarapan pagi bukanlah hal yang selamanya baik. Tak harus nasi dengan lauk pauk lengkap, cukup menyiapkan makanan yang butuh waktu singkat seperti yogurt, buah-buahan, telur, ataupun roti. Banyak sekali keuntungan yang dapat diperoleh dari sarapan pagi, yuk cek 5 manfaatnya!

Sumber energi untuk beraktivitas

Setiap orang memerlukan sumber energi di pagi hari untuk melakukan aktivitas dan untuk mengganti energi akibat puasa selama tidur. Sumber energi tidak lain didapat dari sarapan di pagi hari. Hal ini perlu diperhatikan, khususnya bagi anak-anak yang cenderung memiliki fisik yang lemah. Sering sepelehkan sarapan pagi akan membuat perut kosong dan tidak memiliki energi untuk beraktivitas[1].

Meningkatkan konsentrasi

Kebiasaan sarapan dapat meningkatkan ingatan dan konsentrasi, sehingga membuat orang lebih fokus dalam bekerja. Hal ini dikarenakan nutrisi pada sarapan dibutuhkan untuk kerja otak yang optimal. Menurut penelitian, kebiasaa sarapan yang sehat membuat anak mempunyai tingkat konsentrasi yang baik lebih tinggi daripada anak yang sekedar sarapan atau tidak sarapan[2][3]

Mempertahankan berat badan ideal

Orang yang sering sepelehkan sarapan pagi cenderung mengonsumsi camilan atau makanan tinggi gula dan lemak saat makan siang. Timbunan lemak dalam tubuh tentu hal ini akan membuat berat badan anda naik. Sebaliknya, orang yang terbiasa sarapan pagi lebih bisa mengontrol nafsu makan berlebih dan  menghindari konsumsi gula dan cholesterol berlebihan[3]. Dengan demikian, sarapan pagi dapat membantu seseorang mengontrol berat badan mereka.

Sumber nutrisi sehari-hari

Sarapan dapat memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh. Menurut penelitian, mereka yang sering sepelehkan sarapan pagi lebih banyak mengonsumsi lemak jenuh dan kekurangan serat dan mikro nutrient yang dibutuhkan tubuh. Sebaliknya, mereka yang melakukan sarapan pagi akan terpenuhi kebutuhan serat dan mikro nutrientnya, seperti vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin D, kalsium, zat besi, dan magnesium[3].

Mencegah berbagai penyakit

Menurut penelitian, orang yang sering sepelehkan sarapan pagi akan lebih rentang terkena penyakit jantung, obesitas, penyakit metabolik, Diabetes Mellitus, dan hipertensi[4]. Jika anda terbiasa sarapan pagi, maka keinginan untuk makan gula dan cholesterol yang berlebih juga akan menurun, sehingga hal ini dapat menghindarkan anda dari berbagai penyakit tersebut.  Selain itu, sarapan membuat lambung terisi makanan sehingga akan terhindar dari penyakit maag[1].

Sarapan adalah waktu makan paling penting dalam sehari. Sarapan yang baik dilakukan 2 jam setelah bangun tidur, sebelum pukul 10 pagi, dan harus memenuhi 20-35% dari total kebutuhan energi dalam 1 hari[5][6]. Kebiasaan sarapan pagi memang susah susah gampang untuk dilakukan karena memerlukan niat dan kesungguhan untuk bangun pagi dan menyiapkan makanan[7]. Jika sudah mengetahui berbagai manfaat diatas, masih sering sepelehkan sarapan pagi?

Referensi:

  1. Elita Endah Mawarni, 2017, Edukasi Gizi “Pentingnya Sarapan Sehat bagi Anak Sekolah”, Jurnal Universitas Jember, Volume 11, Issue 4(2017),pp.97-107,doi:10.19.184/wrtp.vlli4.7238, https://jurnal.unej.ac.id/index.php/WRTP/article/view/7238/5247. ( dilihat 13 Februari 2021).
  2. Verdiana, Lydia and Lailatul Muniroh, 2017, Kebiasaan Sarapan Berhubungan dengan Konsentrasi Belajar pada Siswa SDN Sukoharjo 1 Malang, Media Gizi Indonesia, https://e-journal.unair.ac.id. (dilihat 13 Februari 2021).
  3. Gibney, Michael J., Barr, Susan I., et al, Breakfast in Human Nutrition: The International Breakfast Research Initiative, Nutrients, 10(5);559, doi: 10.3390/nu10050559, https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5986439/. (dilihat 13 Februari 2021).
  4. St-Onge M.P., Ard J., et al, 2017, Meal Timing and Frequency: Implications for Cardiovascular Disease Prevention: A Scientific Statement from the American Heart Association, American Heart Association Obesity Committee of the Council on Lifestyle and Cardiometabolic Health.  135:e96–e121, doi: 10.1161/CIR.0000000000000476, https://www.ahajournals.org/doi/10.1161/CIR.0000000000000476?url_ver=Z39.88-2003&rfr_id=ori%3Arid%3Acrossref.org&rfr_dat=cr_pub++0pubmed&. ( dilihat 13 Februari 2021).
  5. Kementerian Kesehatan Directorat Promosi Kesehatan dan Pemerdayaan Masyarakat, 2018, Mengapa Sarapan Tak Boleh Dilewarkan?, https://promkes.kemkes.go.id/mengapa-sarapan-tak-boleh-dilewatkan. (dilihat 13 Februari 2021).
  6. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2016, Sarapan Sehat, Aktivitas Lancar, http://www.p2ptm.kemkes.go.id/artikel-sehat/sarapan-sehat-aktivitas-lancar. (dilihat pada 13 Februari 2021).
  7. Puspitsari, Regia, 2020, Kantung Mata yang Membandel, Begini Cara Mengatasinya, Alinamed, https://alinamed.com/blog/index.php/page/2/ (Dilihat 13 Februari 2021)
Leave a Reply