Bagi orang yang mengidap Diabetes atau yang beresiko terkena Diabetes pasti harus pikir-pikir dulu sebelum konsumsi makanan yang manis. Bagaimana dengan konsumsi madu setiap hari?

Madu merupakan sebuah cairan yang menyerupai sirup yang dihasilkan oleh lebah madu.  Madu adalah salah satu bentuk dari pemanis alami dimana rasa manis berasal dari cairan nektar yang terdapat pada bunga atau ketiak daun yang dihisap lebah[1]. Kini muncul pertanyaan, apakah aman jika kita konsumsi madu setiap hari?

Kandungan dalam madu

Konsumsi madu setiap hari dapat membantu membentuk energi untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Setiap 1000 gr madu mengandung 3280 kalori. Nilai kalori madu sama dengan 50 butir telur atau 5,575 liter susu  atau 1,680 kg daging[1].  Tidak hanya mengandung karbohidrat, gula juga mengandung protein, dan serat. Madu mengandung 41% fruktosa, glukosa 35%, dan sukrosa 1,9%[1]. Madu juga mengandung vitamin, asam, mineral, enzim, senyawa aroma, dan folipenol yang bermanfaat bagi tubuh manusia.

Manfaat madu bagi tubuh manusia

  1. Pengganti gula

Kandungan yang terbanyak dari madu adalah karbohidrat yaitu sekitar 95%, yang sebagian besar terdiri dari fruktosa dan glukosa[2]. Fruktosa adalah gula yang paling manis dan dapat ditemukan secara alami dalam buah-buahan dan madu. Oleh karena itu, madu dapat menggantikan gula yang lebih menyehatkan.

  • Mudah dicerna

Menurut sumber, sistem pencernaan kita akan lebih mudah mencerna madu karena kandungan madu berupa monosakarida (fruktosa dan glukosa) dimana lebih mudah diserap di dalam sistem pencernaan[1].

  • Sumber vitamin dan mineral

Madu mengandung vitamin dan mineral seperti potassium, calcium, zinc, dan vitamin C[3].

  • Sumber antioksidan

Madu mengandung antioksidan yang signifikan seperti katalase, asam askorbat, asam fenolat, dan lain sebagainya. Kandungan nutraceuticals dalam madu dapat menghilangkan radikal bebas dari tubuh manusia. Kandungan antioksidan juga bermanfaat untuk kecantikan dan kesehatan kulit.

  • Sumber protein

Meskipun kadar protein dalam madu relative kecil yakni sekitar 2,6%, namun madu memiliki kandungan asam amino non-esensial maupun esensial. Asam amino dalam madu dapat membantu penyembuhan penyakit . selain itu, asam amino ini bisa sebagai bahan pembentuk neurotransmitter di otak, sehingga dapat meningkatkan fungsi otak[2].

  • Mengandung zat antibiotik

Menurut penelitian, madu mengandung antibiotik yang dapat melawan berbagai penyakit, seperti gangguan fungsi pernafasan, fungsi panca indra, dan gastro-intestinal[1].

Bener ga sih madu bisa menyebabkan Diabetes?

Madu dapat bermanfata bagi tubuh jika dikonsumsi dengan benar. Jika tidak dikonsumsi secara berlebihan, madu dapat dikonsumsi untuk menurunkan kadar gula darah menjaga berat badan tetap seimbang. Menurut penelitian, madu juga memiliki glycemic index yang lebih rendah dari gula biasa, meskipun tidak berbeda secara signifikan[2][3]. Kita ketahui bersama jika makanan dengan glycemic index yang tinggi akan meningkatkan resiko Diabetes Mellitus. Konsumsi madu secara oral ataupun dihirup dapat mengurangi konsentrasi glukosa darah pada pasien dengan Diabetes Mellitus tipe II [2][3].. Madu juga dapat mengurangi hiperglikemia pada anak dengan Diabetes Mellitus tipe I. Sehingga,  konsumsi madu setiap hari masih terbilang aman dan diperbolehkan asalkan tidak berlebihan (BIL).

Referensi:

  1. Sakri, Faisal M, 2012, Madu Dan Khasiatnya: Suplemen Sehat Tanpa Efek Samping, https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=6ZagCwAAQBAJ&oi=fnd&pg=PP2&dq=manfaat+madu+kesehatan&ots=gDxvJAi1zy&sig=lTKTcoYTjvb4wdAovTU70rjeIxA&redir_esc=y#v=onepage&q=manfaat%20madu%20kesehatan&f=false (dilihat 28 Februari 2021).
  2. Amalia, Fini, 2015, The Effect Of Honey In Diabetes Mellitus,  J Majority, Vol 4 No 2, http://juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/majority/article/viewFile/519/520 (dilihat 28 Februari 2021).
  3. WebMD, Honey’s Effects On Diabetes And Blood Sugar, 2019, https://www.webmd.com/diabetes/honey-diabetes (dilihat 28 Februari 2021).
  4. Izzati, Nabila, 2021, Sering Sepelehkan Sarapan Pagi? Yuk Cek 5 Manfaatnya!, https://alinamed.com/blog/index.php/2021/02/15/sering-sepelehkan-sarapan-pagi-yuk-cek-5-manfaatnya/ (dilihat 28 Februari 2021).
Leave a Reply