Hidung menjadi salah satu pintu masuk utama virus COVID-19 untuk masuk ke tubuh manusia. Kali ini Alina akan bahas cuci hidung menghilangkan virus Corona!

Pada awal perjalanan penyakit, pusat infeksi masih berada di sistem pernafasan bagian atas dan viral load yang tinggi terdapat pada hidung[1]. Oleh karena itu, cuci hidung dapat dipertimbangkan untuk menjadi salah satu terapi pasien yang terkena Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2) [1]. Terlebih lagi, cuci hidung merupakan cara yang murah, sederhana, dan dapat dilakukan oleh siapa saja dan kapan saja. Namun, apakah benar cuci hidung menghilangkan virus corona?

Manfaat cuci hidung

Terdapat banyak manfaat dari cuci hidung, yakni membersihkan benda asing yang masuk ke hidung, termasuk virus. Selain itu, cuci hidung juga meningkatkan hidrasi di dalam rongga hidung, sehingga meningkatkan kerja silia untuk mengurangi proses inflamasi lokal. Hal ini akan sangat bermanfaat pada infeksi saluran pernafasan yang disebabkan oleh virus[2].

Penggunaan larutan untuk cuci hidung juga perlu dipertimbangkan. Disarankan untuk mencuci hidung menggunakan cairan NaCl, bukan menggunakan larutan garam dapur[3]. Larutan NaCl atau saline biasanya digunakan untuk cuci hidung. terdapat 2 jenis dari larutan yakni NaCl 0.9% dan NaCl diatas 0.9%(hypertonic saline). Telah diketahui bahwa hypertonic saline mempunyai osmolaritas lebih tinggi sehingga dapat memberikan hidrasi yang lebih untuk lapisan mucus dan meningkatkan proses pembersihan hidung oleh partikel asing. Hypertonic salin juga meningkatkan fungsi silia untuk membersihkan benda-benda asing di dalam hidung[2].

Bagaimana peran cuci hidung menghilangkan virus corona?

Pada masa pandemik COVID-19, titer virus yang tinggi dapat dideteksi di saluran nafas atas pada orang yang bergejala maupun tidak. Oleh karena itu, terapi lokal seperti cuci hidung yang dapat menghilangkan virus akan sangat berguna. Penelitian yang dilakukan di Edinburg, United Kingdom mengatakan bahwa cuci hidung dan berkumur dengan larutan NaCl diatas 0.9%( hypertonic saline) dapat mengurangi durasi infeksi saluran nafas atas yang disebabkan karena virus corona sampai rata-rata 2.5 hari [1]. Bagaimanapun juga, belum ada kepastian dan masih diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai cuci hidung menghilangkan virus corona jenis SARS-CoV-2 dengan larutan hypertonic salin.

Penelitian menunjukan bahwa penggunaan larutan salin sebagai cuci hidung,tiga kali sehari selama 8 minggu, menurunkan episode infeksi saluran pernafasan atas[4]. Penelitian lain menunjukan bahwa cuci hidung dengan saline dapat mencegah gejala influenza pada usia dewasa sehat[5].

Dr Bagas Wicaksono, SpTHT selaku ahli kesehatan telinga, hidung, dan tenggorokan dari Rumah Sakit ibu dan anak (RSIA) Kemang, menyarankan masyarakat Indonesia untuk cuci hidung sebanyak 1-2 kali seminggu selama pandemi. Meskipun demikian, beliau menyarankan agar tidak terlalu sering mencuci hidung karena dapat membuat hidung tidak mau bekerja sendiri untuk melindungi tubuh dari benda asing seperti virus[6].

Cara cuci hidung yang benar[3]

Bagi Anda yang ingin mulai mencoba membiasakan cuci hidung, ada beberapa hal yang perlu disiapkan, seperti spuit 10 cc, botol infus NaCl 0,9 persen 500 cc, dan wadah penampungan air. Kemudian ikuti langkah-langkah di bawah ini:

1. Ambil cairan NaCl menggunakan spuit

2. Kepala dimiringkan , masukkan spuit ke salah satu lubang hidung

3. Mulut dibuka, tahan napas

4. Semprotkan dengan kuat

5. Keluarkan ingus atau sisa cairan, bersihkan menggunakan tisu

6. Buang tisu pada tempatnya

7. Lakukan hal yang sama pada lubang hidung satunya

Hal yang perlu diperhatikan dari cuci hidung.

Cuci hidung sangatlah mudah dilakukan di rumah. Ahli menyebutkan sebaiknya mencuci hidung dengan larutan salin atau hypertonic saline sebanyak 1-2 kali seminggu. Sampai saat ini belum dilaporkan efek samping yang berbahaya, meskipun penggunaan larutan hypertonic salin dapat memicu iritasi dari mukosa hidung dan sensasi terbakar[7]. Terdapat hal hal yang perlu diperhatikan, yakni cuci hidung dapat meningkatkan penyebaran virus dan trasmisi dari kontaminasi botol yang dipakai untuk wadah cairan cuci hidung[7][8].

Cuci hidung dapat mengurangi durasi dan gejala infeksi saluran pernafasan atas yang dikarenakan oleh virus corona, namun belum bisa dipastikan jika cuci hidung dapat menghilangkan virus corona jenis SARS Cov2. Tetap waspada dan selalu perbarui informasi mengenai COVID-19 bersama Alinamed[9].

Referensi:

  1. Ramalingan, Sandeep, et al., 2020, Hypertonic saline nasal irrigation and gargling should be considered as a treatment option for COVID-19, Journal of Global Health, https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7193539/ (dilihat 1 Maret 2021).
  2. Farrel, nyssa f, et al, 2020, Benefits and Safety of Nasal Saline Irrigations in a Pandemic—Washing COVID-19 Away, JAMA Otolaryngol Head Neck Surg. 2020;146(9):787-788, https://jamanetwork.com/journals/jamaotolaryngology/article-abstract/2768627. (dilihat 1 Maret 2021).
  3. Info sehat FK UI, 2020, Bisa Tingkatkan Ketahanan Tubuh, Begini Cara Mudah Mencuci Hidung, https://fk.ui.ac.id/infosehat/bisa-tingkatkan-ketahanan-tubuh-begini-cara-mudah-mencuci-hidung/
  4. Slapak, I, Skoupá, J, Strnad, P, et al. (2008) Efficacy of isotonic nasal wash (seawater) in the treatment and prevention of rhinitis in children. Archives of Otolaryngology–Head & Neck Surgery 134(1): 67–74.
  5. Google Scholar | Crossref | Medline8.Tano, L, Tano, K (2004) A daily nasal spray with saline prevents symptoms of rhinitis. Acta Oto-Laryngologica 124(9): 1059–1062.
  6. Mahardhika, Muhammad Anjar, 2020, Dokter Sarankan Rajin Cuci Hidung Selama Pandemi Corona, Ini Manfaatnya, Detik Health,  https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5038240/dokter-sarankan-rajin-cuci-hidung-selama-pandemi-corona-ini-manfaatnya (dilihat 1 Maret 2021).
  7. Tyagi, R., Donaldson, K., Loftus, C.M. et al. Hypertonic saline: a clinical review. Neurosurg Rev 30, 277–290, https://link.springer.com/article/10.1007%2Fs10143-007-0091-7#citeas.  (dilihat 1 Maret 2021).
  8. Casale, manuele, et al, 2020, Could nasal irrigation and oral rinse reduce the risk for COVID-19 infection?, International Journal of Immunopathology and Pharmacology, https://scholar.google.com/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=nasal+irrigation+for+covid+19&btnG=#d=gs_qabs&u=%23p%3Dc7py3n7_j4EJ. (dilihat 1 Maret 2021).  
  9. Yunanta, Kolegia, 2020, Covid bisa menempel di 7 benda di sekitar anda, Alinamed,https://alinamed.com/blog/index.php/2020/07/25/awas-covid-bisa-menempel-di-7-benda-di-sekitar-anda/ (dilihat 1 Maret  2021)
Leave a Reply