Seberapa dekatkah jarak tempat penyimpanan sikat gigimu dengan toilet? Kira-kira selama ini sudah benar belum ya cara kamu menyimpan sikat gigi?

Tenang, Alinamed akan menyampaikan fakta menarik dan menjelaskan cara menyimpan sikat gigi yang benar, supaya tidak ada kuman sembunyi di sikat gigimu

Ada kuman sembunyi di sikat gigimu

Mulut adalah tempat bagi jutaan kuman bersarang [1]. Kontaminasi kuman pada sikat gigi terjadi setelah penggunaan dan meningkat seiring penggunaan berulang [2]. Saat menghilangkan plak dan kotoran gigi, sikat gigi terkontaminasi bakteri, darah, air liur, kotoran mulut, dan pasta gigi [1]. Selain itu sumber kontaminasi juga dapat berasal dari lingkungan, tangan, aerosol, dan wadah penyimpanan. Bakteri yang menempel, menumpuk, dan bertahan hidup di sikat gigi dapat menularkan penyakit dan meningkatkan risiko infeksi[6]. Bakteri dan virus dalam sikat gigi yang berpotensi menjadi patogen adalah Staphylococcus aureus, E. coli, Pseudomonas, dan Herpes simplex virus tipe 1. Beberapa penelitian menemukan bahwa sikat gigi terkontaminasi bahkan sebelum digunakan [2].

Penggunaan tutup sikat gigi dan lingkungan yang lembab meningkatkan jumlah bakteri pada sikat gigi. Namun, jika sikat gigi diletakkan terbuka di dalam kamar mandi akan memudahkan kontaminasi aerosol dari kencing dan kotoran manusia yang menyebar ke udara maupun ke permukaan sekitar saat menyiram toilet [2,3].

Lakukan ini agar tidak ada kuman yang menempel di sikat gigimu [1,3,4,5]

1.      Jangan meminjamkan atau menggunakan sikat gigi orang lain   

2.      Setelah digunakan, bilas sikat gigi dengan air keran hingga benar-benar bersih, biarkan mengering dengan sendirinya, dan simpan dalam posisi tegak

3.      Jika lebih dari satu sikat disimpan di tempat yang sama, jangan saling bersentuhan

4.      Tidak perlu merendam sikat gigi dalam larutan desinfektan atau obat kumur   

5.      Hindari menggunakan mesin pencuci, microwave, atau perangkat ultraviolet untuk desinfeksi sikat gigi karena dapat merusak sikat gigi

6.      Tidak perlu menutup sikat gigi atau menyimpan dalam wadah tertutup   

7.      Ganti sikat gigi setiap 3 – 4 bulan, atau lebih cepat jika bulunya sudah terlihat usang

8.      Jarak minimal tempat penyimpanan sikat gigi dengan toilet adalah 1 meter

9.      Tutup penutup toilet saat menyiram dan membersihkannya

Jadi, kesimpulannya adalah memang benar sikat gigimu kotor dan menjijikkan. Namun hal itu tidak berarti kamu khawatir berlebihan dan berhenti menggosok gigi (please keep brushing your teeth). Mari lakukan kebiasaan untuk mencegah kuman sembunyi di sikat gigi!

Referensi:

  1. Cdc.gov. 2016. Use & Handling of Toothbrushes | FAQs | Infection Control | Division of Oral Health | CDC. [online] Tersedia di: (https://www.cdc.gov/oralhealth/infectioncontrol/faqs/toothbrush-handling.html ) [Diakses pada 1 Maret 2021].
  2. Frazelle, M. and Munro, C., 2012. Toothbrush Contamination: A Review of the Literature. Nursing Research and Practice, [online] 2012, pp.1-6. Tersedia di: (https://www.hindawi.com/journals/nrp/2012/420630/ ) [Diakses pada 1 Maret 2021].
  3. Ada.org. 2019. Toothbrushes. [online] Tersedia di: (https://www.ada.org/en/member-center/oral-health-topics/toothbrushes ) [Diakses pada 1 Maret 2021].
  4. Todd, C., 2019. What’s the Most Sanitary Way to Store Your Toothbrush?. [online] SELF. Tersedia di: (https://www.self.com/story/sanitary-toothbrush-storage ) [Diakses pada 1 Maret 2021].
  5. Scott, E., 2019. Your toothbrush is probably covered in poo particles. [online] Metro. Tersedia di: (https://metro.co.uk/2019/02/15/toothbrush-probably-covered-poo-particles-8641664/ ) [Diakses pada 1 Maret 2021].
  6. Yunanta, Kolegia, 2020. Covid Bisa Menempel di 7 Benda di Sekitar Anda. Tersedia di: (https://alinamed.com/blog/index.php/2020/07/25/awas-covid-bisa-menempel-di-7-benda-di-sekitar-anda/ )  [Diakses pada 1 Maret 2021].
Leave a Reply