Kini, telah tersedia vaksin Covid-19 untuk usia 12 hingga 17 tahun

Akhir-akhir ini banyak kasus COVID-19 yang menyerang anak-anak. Salah satu langkah untuk mencegah kasus bertambah banyak yakni dengan vaksinasi. Kini, vaksin Covid-19 untuk anak telah tersedia. Yuk, cek pembahasannya!

Golongan Usia Anak-anak Hingga Remaja Mulai Rentan Terinfeksi Covid-19

Dari total 2.379.397 kasus terkonfirmasi infeksi virus Covid-19 (per 8 Juli 2021), terdapat sebanyak 35.683 anak (usia 6 hingga 18 tahun) yang sedang aktif dirawat dan sedang menjalani masa isolasi, 1.974 anak yang telah sembuh dari infeksi Covid-19, dan naasnya sebanyak 378 anak yang telah meninggal akibat Covid-19 [1].

Anak dan Remaja Usia Sudah Dapat Diberikan Vaksin

Pada awal maraknya vaksinasi, vaksin pada anak yang tersedia yakni vaksin Pfizer-BioNTech dan Moderna yang telah berhasil dilakukan pengujian pada anak usia 12 hingga 17 tahun di berbagai negara. Namun, vaksin Pfizer dan Moderna mengalami hambatan dalam pendistribusian ke Indonesia [2]. Hal tersebut disebabkan adanya kendala hukum yang diminta masih belum sesuai dengan aturan vaksin yang ada[3].

Pada awal Juli 2021 beberapa waktu lalu, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mengumumkan panduan dan petunjuk pemberian vaksin Sinovac yang dapat diberikan pada anak berusia 12 hingga 17 tahun. BPOM telah menyetujui penggunaan vaksin Sinovac pada anak usia 12-17 tahun, setelah adanya kajian bersama dengan ITAGI (Indonesia Technical Advisory Group on Immunization) dan IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) pada 550 subjek anak dengan tidak ada hasil efek samping yang serius.

Berapakah Dosis Vaksin Covid-19 untuk Anak-anak?

Dosis vaksin Sinovac yang diizinkan untuk diberikan pada anak berusia 12 hingga 17 tahun identik dengan dosis yang diberikan kepada orang dewasa, yakni sebanyak dua dosis 0,5 mL yang diberikan dalam selang waktu tiga minggu hingga satu bulan, dengan rute pemberian injeksi intramuskular pada otot deltoid (otot pembentuk bahu).

Dimana Vaksin Anak Bisa Didapatkan?

Pemberian vaksin dapat dilakukan di berbagai tempat pelayanan vaksin Covid-19, seperti fasilitas kesehatan, Puskesmas dan Puskesmas pembantu, klinik pemerintah atau swasta, rumah sakit pemerintah atau swasta dan pada Unit Pelayanan Kesehatan di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) yang tentunya dapat dilakukan secara gratis.

Bisakah Anak yang Baru Saja Mendapatkan Vaksinasi Lain, Mendapatkan Vaksin Untuk Covid-19?

Banyak orang tua bingung apakah mereka perlu mengatur waktu suntikan vaksin Covid-19 dengan vaksinasi lainnya pada anak-anak mereka. Dikarenkan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit atau Centers for Disease Control and Prevention (CDC)[4] baru-baru ini mengubah panduannya. Sebelumnya, CDC mengatakan anak-anak dan orang dewasa harus menunggu dua minggu sebelum atau setelah vaksin Covid untuk menerima vaksinasi lainnya. CDC mengatakan pembatasan awal adalah tindakan pencegahan pada hari-hari awal distribusi vaksin, tetapi sekarang mengatakan vaksin Covid dan vaksin lainnya dapat diberikan tanpa memperhatikan waktu.

Semua orang dapat melakukan vaksin Covid-19 dan vaksin lainnya pada kunjungan yang sama, tanpa perlu menunggu 14 hari antar vaksinasi, termasuk pada anak-anak. Sebagaimana pemberian vaksin dapat menunjukkan cara tubuh dalam mengembangkan perlindungan melalui respon imun, setelah pemberian vaksin dan efek samping dari vaksin umumnya sama jika diberikan sendiri atau dengan pemberian vaksin yang lain[4,5].

Referensi:

  1. Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. 2021. Data Nasional Positif Covid-19 Berdasarkan Umur. covid19.go.id/peta-sebaran diakses pada 8 Juli 2021.
  2. Jenco, Melissa, & AAP News. 2021. Eligible teens should receive the covid vaccine. Eligible teens should receive the covid vaccine. https://www.aappublications.org/news/2021/04/19/pedi atric-covid-cases-041921 .
  3. Bio Farma Ungkap Alasan Vaksin Pfizer-Moderna Belum Juga Masuk RI. https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5577053/bio-farma-ungkap-alasan-vaksin-pfizer-moderna-belum-juga-masuk-ri  diakses pada 9 Juli 2021.
  4. CDC. 2021. When Getting Your Covid-19 Vaccine? https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/vaccines/expect.html  diakses pada 9 Juli 2021.
  5. Aina, Qorri. 2021. Alami Efek Samping Setelah Vaksin COVID-19? Jangan Panik! https://alinamed.com/blog/index.php/2021/06/28/alami-efek-samping-vaksin-covid-19-jangan-panik/
Leave a Reply