Pengertian Bintitan

Bintitan atau dalam dunia medis disebut dengan Hordeolum merupakan penyakit pada mata yang disebabkan akibat adanya infeksi pada kelenjar kelopak mata. Hordeolum dapat terjadi di dalam atau di luar kelopak mata tergantung dari kelenjar mata bagian mana yang terkena. Penyakit ini termasuk salah satu penyakit mata yang sering terjadi dan bukan penyakit mata yang membahayakan.

Penyebab Bintitan

Hordeolum disebabkan karena pembuntuan atau stasisnya produk dari kelenjar kelopak mata yang memudahkan terjadinya infeksi bakteri Staphylococcus aureus. Sehingga, kebersihan kelopak mata atau eyelid hygiene merupakan poin utama dalam pencegahan terjadinya hordeolum. Jadi kalau mau ngintip pastikan lubang untuk mengintip itu tidak bersih ya supaya tidak kena hordeolum.

Gejala Bintitan

Umumnya ada dua gejala utama, yaitu benjolan pada kelopak mata dengan titik kekuningan ditengahnyadisertai dengan tanda peradangan (merah, nyeri, dan pembengkakan).

Gejala lain yang dapat menyertai adalah:

  • Mata terasa panas
  • Gatal pada mata
  • Rasa tidak nyaman pada mata
  • Mata lebih sensitif terhadap cahaya
  • Adanya kotoran mata yang berlebih
  • Kelopak mata yang lebih turun
  • Gangguan pengelihatan apabila bintitansudah cukup besar

Pengobatan Penyakit Bintitan

Sebagian besar kasus hordeolum dapat sembuh sendiri dan membaik dalam waktu 1-2 minggu. Berikut langkah langkah yang dapat dilakukan apabila terkena hordeolum:

  1. Kompres mata dengan air hangat selama 10 hingga 15 menit sebanyak 3-4 kali dalam sehari. Mengkompres menggunakan air hangat akan membantu pengeluaran hasil produksi kelenjar yang terbuntu akibat infeksi bakteri.
  2. Scrub mata menggunakan shampoo bayi atau normal salin sambil dilakukan masase atau memijat ringan. Hal ini juga bertujuan untuk memperbaiki pengeluaran kelenjar kelopak mata.
  3. Tidak menggunakan lensa kontak ataupun kosmetik pada daerah mata untuk mempercepat penyembuhan.
  4. Jangan memanipulasi daerah bintitan dengan menekan, menusuk dengan jarum, atau bahkan memberikan bahan bahan lainnya seperti bawang putih. Hal ini dapat memperluas daerah infeksi.
  5. Pemberian Antibiotik Salep/ minum. Kunjungi dokter terdekat untuk konsultasi mengenai perlunya pemberian antibiotik baik yang salep ataupun yang diminum. Jangan membeli antibiotik sendiri karena bisa menimbulkan resistensi atau kebalnya bakteri terhadap antibiotik yang akan kita gunakan.
  6. Apabila dalam 48 jam tidak mengalami perbaikan maka ada kalanya perlu dilakukan tindakan insisi atau mengiris daerah kelopak mata yang mengalami pembengkakan.

Pencegahan Penyakit Bintitan

Menjaga kebersihan adalah jawabannya, dengan menjaga kebersihan kelopak mata maka tidak ada tempat bagi bakteri itu untuk masuk dan membuntu kelenjar kelopak mata.

  1. Cuci tangan dengan sabun
  2. Tidak menyentuh/ menggosok kelopak mata dengan tangan kotor
  3. Membersihkan kelopak mata dengan cotton bud dan air hangat
  4. Membersihkan alat kosmetik yang digunakan didaerah mata dengan benar

Tangani penyakit bintitan dengan tepat untuk kesehatan mata yang lebih baik. Waspadai juga adanya tanda tumor mata pada anak[4] (KIN).

Referensi:

  1. Budiono, S. and Saleh, T., 2013. Buku Ajar Ilmu Kesehatan Mata. Surabaya: Airlangga University Press, p.35.
  2. Soebagjo, H., 2019. Penyakit Sistem Lakrimal. Surabaya: Airlangga University Press, pp.41-46.
  3. Weisenthal, R., Daly, M., Freitas, D., Feder, R., Orlin, S., Tu, E., Meter, W. and Ferdier, D., 2019. External Disease and Cornea. American Academy of Ophtalmology, pp.107-108. Tersedia di: https://store.aao.org/media/resources/17937920/BCSC1718_S08fm_nocrops_rgb.pdf
  4. Nurmalasari, Mifta.2021.Waspadai Mata Kucing Pada Anak, Tanda Tumor Mata. Alinamed. Tersedia di: (https://alinamed.com/blog/index.php/2021/07/06/waspadai-mata-kucing-pada-anak-tanda-tumor-mata/ ) [Diakses pada 8 Juli 2021]
Leave a Reply