Daging kambing seringkali dijadikan kambing hitam sebagai penyebab utama kadar kolesterol tinggi dan dianggap dapat menyebabkan berbagai macam penyakit berbahaya. Namun apakah benar konsumsi daging kambing dapat sebabkan kadar kolesterol naik? Yuk simak artikel berikut!

Mengenal kolesterol lebih dalam

Kolesterol tidak selamanya buruk. Kolesterol merupakan salah satu nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh dan bermanfaat untuk membantu pembentukan hormon dan membantu penyerapan vitamin D(1). Meskipun begitu, kadar kolesterol yang berlebihan di dalam darah tidak baik untuk kesehatan. American Heart Association (AHA) merekomendasikan untuk membatasi konsumsi kolesterol tidak lebih dari 300mg setiap harinya(2).

Perlu diketahui bahwa terdapat dua jenis kolesterol dalam tubuh, yaitu low-density lipoprotein (LDL) dan high-density lipoprotein (HDL). LDL merupakan jenis kolesterol terbanyak yang terkandung di dalam tubuh dan sering dikenal sebagai kolesterol jahat. Kadar LDL yang tinggi dapat meningkatkan resiko terkena penyakit jantung dan stroke. Kadar LDL yang tinggi dapat menyebabkan terbentuknya plaque pada pembuluh darah.Tumpukan plaque dapat menyebabkanpenyempitan dan pengerasan pembuluh darah, sehingga aliran darah pada berbagai organ tubuh seperti jantung dan otak akan berkurang. Sedangkan HDL merupakan kolesterol baik yang dapat membantu mengurangi jumlah kolesterol jahat yang berlebih di dalam darah dengan membawanya kembali ke dalam hati untuk kemudian dikeluarkan dari tubuh. Kadar HDL yang tinggi dapat menurunkan resiko terjadinya penyakit jantung dan stroke(3).

Apakah daging kambing sebabkan kolesterol naik?

Pada dasarnya, semua jenis protein hewani mengandung kolesterol yang cukup tinggi. Faktanya, daging kambing memiliki kandungan kolesterol dan lemak jenuh yang lebih rendah dibanding daging merah lainnya. Berikut merupakan perbandingan jumlah kolesterol yang terkandung dalam tiap 100g jenis daging(4,5):

  1. Daging kambing mengandung 63,8mg kolesterol dan 0,79g lemak jenuh
  2. Jenis daging ayam mengandung 76mg kolesterol dan 1,7g lemak jenuh
  3. Daging sapi mengandung 73,1mg kolesterol dan 7,9g lemak jenuh
  4. Jenis daging babi mmengandung 73,1mg kolesterol dan 8,2g lemak jenuh
  5. Daging domba mengandung 78,2mg kolesterol dan 8,1g lemak jenuh

Dari perbandingan di atas, dapat dilihat bahwa daging kambing memiliki kandungan kolesterol dan lemak jenuh yang paling rendah. Tidak hanya itu, daging kambing juga mengandung jumlah zat besi yang lebih tinggi (3,2mg) jika dibandingkan dengan daging sapi (2,9mg), daging babi (2,7mg), daging domba (1,4mg) dan daging ayam (1,5mg). Daging kambing juga memiliki kadar natrium yang lebih rendah(4). Konsumsi natrium yang berlebihan dapat menyebabkan tekanan darah tinggi.

Untuk mengurangi jumlah kolesterol, perlu diperhatikan cara pengolahan dan jumlah konsumsi daging kambing setiap harinya. Daging kambing yang diolah dengan cara dipanggang atau sebagai olahan sup tentu lebih sehat jika dibanding menggoreng dan menyajikannya dengan santan kental. Selain itu, makanlah daging kambing bersama sayur atau buah-buahan. Konsumsi sayur dan buah dapat membantu mengurangi jumlah kolesterol yang diserap tubuh dan mengontrol tekanan darah tinggi(2) (QRA).

Referensi:

  1. Harvard Health Publishing. Cholesterol. Accessed on: https://www.health.harvard.edu/topics/cholesterol
  2. American Family Physician, 2007. AHA diet and Lifestyle Recommendations. Accessed on: https://www.aafp.org/afp/2007/0515/p1573.html#:~:text=Limit%20intake%20of%20saturated%20and,mg%20of%20cholesterol%20per%20day.
  3. Centers for Diseade Control and Prevention, 2020. LDL and HDL Cholesterol: Bad and Good Cholesterol. Accessed on: https://www.cdc.gov/cholesterol/ldl_hdl.htm
  4. Correa J.E, 2016. Nutritive Value of Goat Meat. Accessed on: https://ssl.acesag.auburn.edu/pubs/docs/U/UNP-0061/UNP-0061-archive.pdf
  5. Audhina, Rully Prameisti, 2021, Patut Dicoba, Resep Olahan Daging Kambing Sehat. Alinamed. Accessed on: https://alinamed.com/blog/index.php/2021/07/20/patut-dicoba-resep-olahan-daging-kambing-sehat/
Leave a Reply