Kekurangan gizi pada anak menjadi PR besar untuk Indonesia. Upaya terbaik perlu dilakukan untuk mencegah malnutrisi pada anak.

Apa itu malnutrisi? Bagaimana mencegah malnutrisi? Yuk simak penjelasan berikut ini.

Apa itu Malnutrisi

Malnutrisi adalah kondisi kekurangan gizi yang mengacu pada ketidakseimbangan nutrisi seseorang hingga mengakibatkan munculnya penyakit tertentu, serta mengganggu perkembangan kognitif anak. Selain itu, kekurangan gizi dapat meningkatkan risiko penyakit.¹

Penyebab Malnutrisi

Terdapat banyak hal yang dapat menjadi penyebab penyakit ini, salah satunya yang paling umum yaitu kurangnya makanan bergizi dan pola makan tidak sehat. Selain itu, malnutrisi juga memiliki penyebab sebagai berikut:

  1. Kondisi medis yang menyebabkan kurangnya nafsu makan, kondisi mental, perawatan RS berulang hingga mengakibatkan gangguan menelan, mual, muntah dan diare terus menerus.
  2. Faktor fisik seperti kondisi gigi yang buruk, gangguan penciuman dan gangguan pada indera pengecapan.
  3. Faktor sosial seperti makan bersama akan lebih banyak daripada makan sendiri dan gangguan mobilitas seperti sulitnya mendapatkan bahan makanan.²

Walaupun anak rentan mengalami malnutrisi seperti penjelasan yang telah disebutkan sebelumnya, namun Anda tak perlu khawatir. Berikut ini merupakan cara mencegah malnutrisi pada anak.

Tips Mencegah Malnutrisi

Orang tua berperan besar dalam menentukan gizi, untuk mencegah malnutrisi pada anak. Nutrisi yang mereka makan memiliki dampak penting dalam masa pertumbuhan anak.

Karena pada dasarnya mencegah daripada mengobati, maka dari itu perhatikan nutrisi yang dikonsumsi oleh sang buah hati. Berikut ini tips mencegah malnutrisi pada anak sebagai berikut4,5:

  • Menyediakan buah dan sayur ada dalam setiap menu makanan.
  • Sumber kabohidrat terpenuhi, seperti kentang, roti, nasi dan sereal.
  • Sumber protein terpenuhi, seperti daging, telur, ikan dan kacang-kacangan.
  • Asupan vitamin dan susu yang cukup.
  • Melakukan aktivitas fisik seperti olahraga atau aktivitas di luar ruangan.
  • Berikan juga imunisasi atau vaksin sesuai jadwal atau rekomendasi oleh Kementerian Kesehatan atau provinsi setempat agar anak tidak mudah terserang penyakit.
  • Jika Anda memiliki anak usia Batita, ASI wajib diberikan pada masa usia perkembangan tersebut.

Cegah sejak dini Malnutrisi pada anak, lakukan tips seperti di atas. Jangan lupa tetap cek rutin kondisi kesehatan ke dokter ya!

Referensi:

  1. Ibrahim, Marwa K. Zmbruni, Mara. dkk, 2017, Impact of Childhood Malnutrition on Host Defense and Infection, https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5608884/ (dilihat 6 Juli 2021)
  2. PY, Takahashi (expert opinion), 2019, Senior health: How to prevent and detect malnutrition. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/caregivers/in-depth/senior-health/art-20044699 (dilihat 6 Juli 2021)
  3. Setiaputri, Karinta Ariani, 2020, Gizi Buruk pada Anak: Jenis dan Penanganannya Sesuai Kondisi, https://hellosehat.com/parenting/kesehatan-anak/gizi-buruk-pada-anak/ (dilihat 6 Juli 2021)
  4. Streit, Lizzie MS, RDN, LD , 2018, Malnutrition: Definition, Symptoms and Treatment. https://www.healthline.com/nutrition/malnutrition#prevention-and-treatment (dilihat 6 Juli 2021)
  5. Bayu Nugraha, Muhammad. 2021, Malnutrisi Pada Anak, Kenali Tanda – Tandanya!, Tersedia di: https://alinamed.com/blog/index.php/2021/07/13/malnutrisi-pada-anak-kenali-tanda-tandanya/ (dilihat 6 Juli 2021)
Leave a Reply