Kerap kali biji pepaya dibuang setelah makan daging buah pepaya. Banyak yang belum mengetahui bahwa biji pepaya banyak manfaatnya lho. Apa saja manfaatnya? Simak penjelasan berikut!

Pepaya adalah salah satu buah yang banyak disukai banyak orang. Selain buahnya yang manis, pepaya biasanya digunakan untuk pengobatan bagi seseorang yang mengalami sembelit. Selain itu, beragam olahan buah ini dapat kita temukan pada makanan seperti rujak buah, es buah, jus, hingga untuk cemilan harian. Adapun berbagai manfaat biji pepaya untuk kesehtan.

Sayangnya, kebanyakan orang yang memakan pepaya membuang bijinya. Padahal, biji pepaya dapat dimakan dan memiliki nilai gizi dan nutrisi yang baik bagi tubuh.

Kandungan

Biji pepaya diperkaya memiliki kandungan polifenol dan flavonoid yang tinggi, yaitu dua senyawa yang bertindak sebagai antioksidan untuk membantu meningkatkan kesehatan tubuh. Kandungan antioksidan dalam biji pepaya dapat melawan radikal bebas penyebab penyakit untuk mencegah stres oksidatif dan menangkal penyakit kronis.¹˒³

Selain itu, biji pepaya mengandung asam lemak tidak jenuh tunggal yang sehat, termasuk asam oleat. Menurut sebuah penelitian pada penderita diabetes tipe-2, diet tinggi asam lemak tidak jenuh tunggal bisa menurunkan 22 persen kadar kolesterol sangat rendah lipoprotein (VLDL) dan 19 persen kadar trigliserida.²

Lalu apa saja manfaat lain dari biji pepaya?

Manfaat biji pepaya

Menurut penelitian yang dimuat dalam Healthline, berikut ini adalah rangkuman beberapa manfaat biji pepaya:¹

1. Menjaga Kesehatan Pencernaan

Sama halnya dengan buahnya, biji pepaya juga merupakan sumber serat yang baik. Seperti yang kita tahu, asupan serat berperan penting untuk menjaga kesehatan pencernaan. Di sisi lain, tubuh akan lebih mudah buang air besar (BAB) dan terhindar dari sembelit (susah buang air besar). Makanan kaya serat juga diyakini dapat mencegah dari penyakit radang usus, mencegah luka usus, hingga meminimalisir gejala wasir.

2. Mencegah Risiko Kanker

Manfaat makan biji pepaya lainnya adalah bisa mengurangi risiko tumbuhnya sel-sel kanker. Penelitian oleh para ahli pada tahun 2014 yang diterbitkan dalam Nutrition and Cancer membuktikan hal ini. Menariknya, biji pepaya memiliki sifat anti kanker berkat segudang nutrisi dan antioksidan di dalamnya. Selain itu, ekstrak biji pepaya membantu mengurangi peradangan dan mencegah perkembangan kanker.⁴

3. Membantu Menjaga Kesehatan Hati

Biji pepaya juga mengandung nutrisi yang efektif membantu menyembuhkan sirosis atau kerusakan hati kronis. Hal ini bias dilakukan dengan menumbuk atau melumatkan 5 hingga 6 biji pepaya, kemudian masukkan ke dalam makanan atau jus. Konsumsi secara rutin untuk menjaga organ hati yang sehat. Manfaat lain, biji pepaya juga bertindak sebagai detoks alami bagi hati sehingga dengan mengkonsumsinya secara rutin bisa menyehatkan fungsi hati.

4. Melindungi Fungsi Ginjal

Ginjal memiliki peran penting dalam kesehatan, bertindak sebagai filter untuk menghilangkan limbah dan kelebihan cairan dari tubuh. Jika tidak menjaga fungsi ginjal dengan baik, tubuh akan kekurangan cairan, dapat menyebabkan dehidrasi atau lebih parahnya kegagalan pada organ ginjal. Mengkonsumsi biji pepaya dapat melindungi dan menjaga kesehatan fungsi ginjal serta mencegah kerusakan ginjal. Biji pepaya diperkaya antioksidan yang dapat memblokir kerusakan oksidatif pada sel-sel tubuh dan melindungi kesehatan ginjal.³

5. Bantu Melawan Infeksi

Berdasarkan studi,  biji pepaya dapat membantu tubuh melawan infeksi jenis jamur dan parasit tertentu. Dari penelitian tersebut, kandungan tiga strain jamur dapat dilawan oleh ekstrak biji pepaya. Hebatnya lagi, pada penelitian serupa, parasit di bagian usus kita dapat dihilangkan hanya dengan mengkonsumsi obat yang berbahan biji pepaya serta madu.⁴

Namun perlu diketahui bahwa, sesuatu yang berlebihan tidak baik. Maka dari itu, konsumsi biji pepaya secukupnya sesuai anjuran yang berlaku. Lebih baik diimbangi dengan mengkonsumsi buah sehat lainnya dan pola hidup sehat untuk memaksimalkan kesehatan tubuh. Untuk mendapat fakta unik dan terbaru lainnya terkait kesehatan cek selengkapnya di https://alinamed.com/blog ya.5 (LOV)

Referensi:

  1. Healthline. 2020, Can You Eat Papaya Seeds?, https://www.healthline.com/nutrition/papaya-seeds (dilihat 18 Agustus 2021)
  2. Livestrong. 2019, The Nutritional Value of Papaya Seeds, https://www.livestrong.com/article/543510-the-nutritional-value-of-papaya-seeds/ (dilihat 18 Agustus 2021)
  3. Molecules. 2018, Antioxidant activity of papaya seed extracts, https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/21788927/ (dilihat 18 Agustus 2021)
  4. Nutrition Cancer. 2018, Cancer Chemopreventive Effects of the Flavonid-Rich Fraction Isolated from Papaya Seeds, https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/24820939 (dilihat 18 Agustus 2021)
  5. Ar-Rayyan, Ihya’ Ulumuddin. 2021, Apa saja manfaat daun pepaya bagi kesehatan? https://alinamed.com/blog/index.php/2021/08/19/apa-saja-manfaat-daun-pepaya-bagi-kesehatan/  (dilihat 19 Agustus 2021)
Leave a Reply