Pengertian

Hepatitis adalah peradangan pada organ hati atau liver. Penyakit ini termasuk infeksi yang cepat menular dan menyebabkan gangguan fungsional organ hati akut. Penyakit ini disebabkan oleh Hepatitis Virus Tipe A. Hepatitis mempunyai beberapa tipe yakni A, B, C, hingga E. Dibandingkan dengan jenis lain, jenis A adalah jenis yang paling umum terjadi namun beresiko kecil untuk berkembang menjadi penyakit hati kronis1,2,5.

Gejala

Gejala yang dapat muncul diantaranya adalah1,2,3 :

  • Mual muntah
  • Nyeri sendi
  • Nyeri perut
  • Penurunan nafsu makan
  • Rasa kelelahan
  • Demam
  • Kuning pada mata atau kulit
  • Diare
  • Warna kuning-gelap pada kencing
  • Tinja berwarna pucat

Penyebab Hepatitis A

Virus ini ditemukan pada tinja dan darah penderita yang terinfeksi. Penyakit ini dapat menyebar melalui kontak pribadi dengan orang yang terinfeksi, seperti melalui jenis kontak seksual tertentu (seperti seks oral-anal), merawat seseorang yang sakit, atau menggunakan narkoba dengan orang lain. Kontaminasi makanan dengan virus ini dapat pula menimbulkan penularan. Kontaminasi makanan dan air lebih sering terjadi di negara-negara di mana virus ini sering terjadi seperti di Indonesia1,2.

Faktor resiko

Kelompok orang tertentu berisiko lebih tinggi untuk terinfeksi dan menjadi penyakit yang lebih parah jika terkena virus ini, kelompok tersebut yakni2:

  • Wisatawan internasional
  • Pria yang berhubungan seks dengan pria
  • Pengguna narkoba
  • Tunawisma
  • Orang dengan penyakit hati kronis, termasuk hepatitis B dan hepatitis C.

Diagnosis

Untuk menegakkan diagnosis, dokter akan mempertimbangkan keluhan yang muncul serta melakukan pemeriksaan fisik. Kebanyakan penderita dewasa akan merasakan gejala khas seperti demam, nyeri perut dan kuning, sedangkan kebanyakan anak kecil tidak bergejala4. Dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan laboratorium penunjang seperti:

  • Foto Radiologi: melihat tanda peradangan pada saluran empedu yang berada di dekat hati4
  • Pemeriksaan darah: untuk melihat peningkatan enzim hati (ALT/AST) dan kadar bilirubin1
  • Pemeriksaan serologi: untuk mendeteksi antibodi imunoglobulin (IgM dan IgG) spesifik HAV dalam darah1.

Pengobatan Hepatitis A

Untuk mengobati, dokter biasanya menganjurkan istirahat, nutrisi yang cukup, dan cairan. Untuk mengurangi gejala seperti demam atau muntah, dokter akan memberikan obat untuk meringankan gejala. Beberapa orang dengan gejala parah akan memerlukan perawatan medis di rumah sakit2,4.

Pencegahan Hepatitis A

Lakukan hal-hal berikut ini untuk agar terhindar dari penyakit ini:

  • Mencuci tangan sebelum masak , sebelum makan dan setelah keluar toilet.
  • Memastikan alat-alat masak dan alat-alat makan dicuci bersih
  • Menggunakan air yang bersih dan bahan makanan yang baik. Proses bahan makanan dengan baik, cuci buah dan sayur sebelum digunakan.
  • Memasak makanan hingga matang, terutama daging sapi, ayam, telur, seafood, rebus sup hingga 70°C.
  • Simpan makanan di suhu aman, jangan simpan makanan matang di suhu ruangan terlalu lama.
  • Selalu menjaga kebersihan dan sanitasi lingkungan dan pribadi.

Cara terbaik untuk mencegah adalah melalui vaksinasi dengan vaksin. Umumnya diperlukan lebih dari satu suntikan dosis vaksin agar mendapatkan perlindungan yang baik. Vaksinasi penting khususnya bagi anak-anak usia 12 bulan atau lebih, pelancong ke negara endemik, orang dengan kecenderungan seksual sesama jenis (gay), pengguna narkoba ilegal, individu dengan paparan risiko pekerjaan, orang dengan gangguan faktor pembekuan atau penyakit hati kronis1,2. (IMA)

Referensi :

  1. Iorio N, John S. Hepatitis A. (Diperbarui 2021 Jul 10). Pada: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2021 Jan-. Tersedia di: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK459290/  
  2. CDC. 2020. Hepatitis A Questions and Answers for the Public. Center for Disease Control and Prevention. Tersedia di  https://www.cdc.gov/hepatitis/hav/afaq.htm#C1
  3. Shin, E. C., & Jeong, S. H. (2018). Natural History, Clinical Manifestations, and Pathogenesis of Hepatitis A. Cold Spring Harbor perspectives in medicine8(9), a031708. https://doi.org/10.1101/cshperspect.a031708  
  4. Rokom. 2015. Mengenal Hepatitis A. Kementerian Kesehatan RI. Tersedia di : https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/blog/20151216/5113886/mengenal-hepatitis-a/
  5. Kinanti, Hapsari (2021). Hepatitis B. Alinamed. https://alinamed.com/blog/index.php/2021/08/25/hepatitis-b/
Leave a Reply